Tips Memenuhi Kebutuhan Zat Besi Bayi

Pastikan bayi anda mendapat cukup asupan zat besi!
Untuk bayi ASI exclusive, zat besi hanya didapatkan dari air susu ibunya. Saat bayi mencapai usia 6 bulan, ASI tidak lagi dapat memenuhi kebutuhan zat besinya. Kekurangan zat besi dapat berbahaya untuk tumbuh kembang bayi.
Lalu, bagaimana cara memenuhi kebutuhan zat besi bayi ASI saat usianya mencapai 6 bulan? Berikut beberapa tips:
1. Berikan MPASI yang akan kaya zat besi
Berikan bayi anda makanan pendamping ASI yang kaya akan zat besi, contohnya: hati ayam, hati sapi, daging sapi, dan lainnya. Pastikan setiap hari bayi anda mengkonsumsi makanan dengan kandungan zat besi yang tinggi.
2. Berikan MPASI kaya akan vitamin C
Vitamin C diketahui dapat meningkatkan penyerapan zat besi di dalam tubuh. Oleh karena itu, berikan juga makanan yang kaya akan vitamin C untuk bayi Anda, contohnya: jeruk, stroberi, paprika, dan sebagiannya.
3. Hindari pemberian susu pada jam makan
Kandungan kalsium yang tinggi pada susu dapat menghambat menyerapan zat besi dalam tubuh. Karena ternyata penyerapan zat besi dan kalsium itu saling berkompetisi. Jadi hindari makan sambil minum susu ya.
4. Hindari pemberian teh pada jam makan
Sama seperti susu, teh juga memiliki kandungan yang menghambat menyerapan zat besi. Kandungan zat ini dinamakan tannin. Tannin dapat mengikat zat besi dalam tubuh sehingga sulit untuk diserap oleh tubuh. Jadi hindari juga makan sambil minum teh ya.
5. Berikan vitamin penambah zat besi
Bayi ASI ekslusif biasa selalu diberikan tambahan vitamin penambah zat besi di usia 6 bulan oleh dokter anak karena air susu ibu memang tidak memiliki kandungan zat besi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan bayi. Berbeda dengan bayi yang minum susu formula, dokter anak biasanya tidak memberikan tambahan asupan zat besi lagi karena pada susu formula sudah mengandung cukup banyak zat besi
Itu dia beberapa tips untuk memenuhi kebutuhan zat besi bayi anda. Pastikan bayi anda tidak kekurangan asupan zat besi ya, perhatikan menu makan hariannya. 💛
@ceritablw #ceritablw_hut4artikel
Ditulis oleh: Rachma Saisa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *